Begitu sering
kita mendengar istilah jamming atau jam session, tetapi apakah kita mengerti
dengan arti atau aktivitas ini? Sebagian orang menganggap jam session ini adalah sekedar bermain musik, mengeluarkan seluruh
kemampuan termasuk juga menunjukkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki dan kerap
sekali ke arah show up atau pamer :).
Jam session itu memang mudah, kita dapat
melakukannya dengan memainkan sebuah lagu atau karya, juga dapat memberikan
lick-lick atau harmonisasi progresi akor dalam sebuah pola berulang atau juga gabungan
keduanya. Di dalam jam session musisi
dituntut untuk mendengarkan permainan personil yang lain tidak hanya untuk
didengarkan dan diikuti. Contohnya jika di sana ada personil yang memainkan
alat musik seperti gitar, keyboard, bass dan drums, biasanya keyboard dan gitar
lebih dominan dalam memberikan melodi tema dan improvisasi, sebaliknya bass dan
drums akan lebih banyak mendengarkan dan mengiringi apa yang diinginkan oleh
pemain keyboard dan gitar. Mengapa? Karena secara alamiah kita akan lebih
nyaman mendengar melodi dengan frekwensi menengah ke tinggi dibandingkan
frekwensi bass atau pukulan-pukulan drums. Selanjutnya bass akan mengambil alih
permainan solo beberapa saat saja lalu diikuti oleh drums solo hingga lagu
selesai.Selain format standar di atas, kita biasanya jam session dilakukan oleh rampak atau instrument yang sama seperti
gitar, bass, keyboard dan lain sebagainya dan umumnya diiringi juga oleh drums.
Beberapa hal
yang perlu dilakukan pada saat jam
session dan ini juga sangat penting untuk diperhatikan adalah mendengar dan
mengiringi. Ini berhubungan dengan kondisi mental dan psikologis pemain, jika
pemain memiliki rasa empati yang baik maka mereka akan bermain lead melodi
seperlunya dan secukupnya walaupun memiliki teknik atau skill luar biasa. Mereka
memberikan kesempatan yg sama pada setiap personil yang sedang bermain untuk
diberikan “lahan” bermain sehingga semua akan merasa puas. Berbeda dengan
personil yang kurang memiliki empati terhadap sesama, biasanya mereka akan
lebih dominan dan terus menerus dalam memainkan melodi tengok saja biasanya banyak
musisi yang melakukan hal ini karena ketidaktahuan atau ketidakpahaman mereka
terhadap kondisi jam session.
contoh sederhana jam session di dalam lagu (fourplay)
Catatan untuk musisi
adalah berempati, mendengar, memberikan kesempatan terhadap personil lain jika
sedang melakukan jam session agar
tujuan bermusik tetap tercapai yaitu kesenangan dan kepuasan. Personil yang
diberikan kesempatan akan lebih merasa puas walaupun hanya memainkan satu karya
jam sesson saja ketimbang pemain yang hanya “disuruh” mengiringi personil lain.
Jika menggunakan logika, kita bukan jamming untuk menonton personil lain,
tetapi untuk berlarut, blending dalam
karya itu. Sepertinya lebih baik menonton musisi kelas dunia saja seperti Joe
Satriani, Victor Wooten, Chick Corea dan sebagainya jika sekedar untuk menonton :), maju terus musisi
Nusantara, tetap berkarya dan keep your positive
attitude.
Komentar
Posting Komentar